Mengenal Berbagai Jenis Serangan Cyber Berikut Cara Terbaik Mencegahnya
![]() |
| Berbagai jenis serangan cyber (pexels/tima-miroshnichenko) |
Ancaman cyber crime atau kejahatan siber semakin marak dan mengkhawatirkan saat ini. Semakin canggihnya teknologi pada era digitalisasi, tentu semakin canggih pula metode cyber crime yang dilakukan para hacker atau peretas. Untuk itu, setiap individu maupun kelompok bisni perlu meningkatkan keamanan cyber guna mengantisipasi adanya peretasan ataupun hilangnya data maupun informasi kita yang sangat penting.
Indonesia menempati urutan 5 dari sepuluh negara ASEAN sebagai yang serangan sibernya terbanyak berdasarkan survei tahun 2021 oleh National Cyber Security Index. Fenomena tersebut jelas harus menjadi perhatian yang serius dalam meningkatkan cyber security karena bukan tak mungkin ancaman cyber bisa berpotensi menimbulkan masalah dan kerugian dalam jangka waktu yang panjang.
Terlebih buat perusahaan, bila data dan informasi bersifat rahasia jatuh ke pihak yang salah, bukan tak mungkin itu berpeluang menyebabkan kerugian finansial, jatuhnya reputasi, atau kehilangan banyak customer lantaran tidak sanggup menjaga kepercayaan mereka.
Maka dari itu, guna mengantisipasi berbagai jenis serangan cyber, langkah terpenting yang akan menjadi modal utama bagi anda tentu saja adalah mengetahui apa saja jenis-jenis serangan siber. Apabila kita mampu mengenali jenis-jenisnya, tentu tidak akan sulit bagi kita untuk mencegah dan meminimalisir dengan cara yang juga tepat maupun sesuai.
Adanya berbagai ancaman maupun serangan cyber sendiri bukan tanpa alasan. Fenomena ini seringkali terjadi khususnya di Indonesia karena adanya beberapa faktor. Bukan hanya bagi perusahaan, kita yang bahkan selalu aktif di media sosial pun tidak terlepas dari yang namanya ancaman kejahatan cyber sehingga perlu waspada.
Jenis-jenis Serangan Cyber yang Perlu Dikenali
Sebetulnya, ada banyak sekali jenis serangan cyber yang dilakukan oleh para pelaku cyber crime, namun beberapa diantaranya ada yang lebih umum dilakukan para pelaku kejahatan karena metode tersebut dianggapnya lebih efektif dalam menyusup ke dalam sebuah sistem.
Tentu saja, para pelaku cyber crime biasanya sudah mengenal ranah media teknologi dan internet, sehingga kita harus siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi. Untuk lebih mewaspadai ancaman cyber crime, kenali berikut ini beberapa jenis serangan cyber yang umum dilakukan para pelaku kejahatan siber diantaranya:
1. Crypto Mining
Infostealer dan malware akan menyerang para pemilik mata uang crypto guna menukar alamat e-wallet / dompet digital pemilik serta memperoleh keuntungan dari hal tersebut.
2. Social Engineering
Serangan cyber yang dilakukan dengan cara menggabungkan serangan lain guna membuat para korban mengklik link yang diberikan, mengunduh perangkat lunak yang tidak sah, ataupun mempercayai sumber serta situs yang berbahaya.
3. Kebocoran Data
Ini diartikan transmisi data ilegal dari dalam organisasi tertentu ke tujuan atau penerima eksternal. Istilah ini bisa digunakan dalam merujuk pada gambaran data yang ditransfer secara fisik maupun elektronik.
4. Hacking
Hacking adalah istilah yang populer saat ini di mana para pelaku cyber crime akan melakukan peretasan dengan menerobos program komputer miliki calon korban. Pelaku kejahatan ini disebut sebagai hacker yang akan mengambil alih dan mengontrol sistem jaringan, akun perbankan, media sosial, mencuri data, serta berbagai hal serupa lainnya.
5. XXS (Cross-Site Scripting)
Sebuah jenis injeksi berbentuk script yang berbahaya yang disuntikkan ke dalam sebuah situs rentan ataupun terpercaya. Script itu mampu mengakses cookie, session token, hingga informasi sensitif lainnya dimana disimpan di browser.
6. SQL Injection
Jenis injeksi yang merupakan perintah SQL di mana disuntikkan ke dalam data plane input guna mempengaruhi eksekusi SQL command yang sudah ditentukan.
7. Clickjacking
Clickjacking ialah jenis serangan web application yang membuat korban akan mengklik elemen laman situs tanpa sengaja. Klik inilah yang bisa mengaktifkan fungsi jahat di mana sudah dibuat oleh para penyerang, dari mulai arahan untuk mengikuti akun sosial media sampai dengan mengambil uang dari akun bank para pengguna.
8. DoS (Denial of Service)
DoS merupakan cybertrack yang berupaya untuk melumpuhkan sebuah web sehingga tak dapat diakses oleh penggunanya.
9. Credential Reuse
Jenis cybertrack yang menargetkan atau username, PIN atau password yang serupa di sejumlah akun. Maka, hal itu jadi ancaman serangan dari credential reuse.
10. Insider Threat
Insider threat sesuai namanya ialah ancaman cyber dari perorangan ataupun kelompok organisasi tertentu. Beberapa diantaranya bisa dari mantan karyawan, rekan bisnis, karyawan, atau siapapun yang mempunyai akses informasi di dalam perusahaan tersebut terkait praktek sistem komputer, data dan keamanan.
11. Ransomware
Ransomware ini bisa dibilang sebagai serangan malware yang memanfaatkan metode enkripsi dengan cara menyimpan atau menyembunyikan informasi para korban selaku tahanan.
12. Malware
Berbagai ancaman cyber yang paling berbahaya yang ditemukan oleh Darktrace memakai teknologi modifikasi sendiri guna menyembunyikan keberadaan mereka di dalam jaringan.
13. Phising
Phising yaitu jenis penipuan daring di mana pelaku kejahatan cyber akan berpura-pura menjadi organisasi yang sah atau legal lewat pesan teks, iklan, email maupun cara lain guna mencari informasi yang sensitif dan penting. Biasanya, itu dilakukan lewat cara menyertakan link yang akan mengarahkan anda pada website perusahaan untuk mengisi berbagai info anda.
Cara Terbaik untuk Mencegah Serangan Cyber
Begitu banyaknya jenis-jenis atau metode ancaman cyber, tentu saja diperlukan perlindungan ekstra untuk kerahasiaan dan keamanan data cyber. Namun untungnya, hal tersebut tidak akan membuat kita khawatir lagi dengan ancaman siber karena ada beberapa banyak metode dalam meningkatkan cyber security.
Namun sayangnya, beberapa cara mudah dalam menerapkan cyber security belum diketahui sebagian orang. Padahal, itu semua bisa dimulai dengan beberapa langkah paling mendasar dan tidak sulit. Adapun beberapa cara terbaik untuk mencegah serangan cyber paling efektif, mudah dan maksimal, diantaranya:
- Mengevaluasi dan mengidentifikasi segala jenis resiko yang ada, misalnya dengan audit keamanan yang menyeluruh.
- Membuat kebijakan keamanan dengan meliputi berbagai langkah spesifik dari hasil audit yang mesti diikuti oleh seluruh karyawan, khususnya yang memakai sistem maupun jaringan dalam perusahaan anda.
- Memberi pendidikan dan pelatihan untuk para pengguna guna menambah kesadaran terkait ancaman dan kejahatan cyber dengan baik.
- Membackup data secara teratur dan juga tepat waktu.
- Memantau keamanan secara aktif dan intens.
- Melindungi jaringan dengan pasang WAF (Web Application Firewall) di dalam jaringan.
Berbagai cara di atas jelas memberi jaminan kalau tiap perusahaan mampu tingkatkan cyber security secara maksimal. Namun, bila hal itu dirasa agak sulit, ada sejumlah cara lebih sederhana meski tak menjamin hacker tidak mampu masuk ke sistem atau jaringan. Salah satunya mengganti password dan PIN dimana para hacker bakal melakukan cara lebih sederhana dulu.

0 Response to "Mengenal Berbagai Jenis Serangan Cyber Berikut Cara Terbaik Mencegahnya"
Post a Comment