Inilah Ragam Jenis Blockchain Berikut dengan Keuntungannya yang Perlu Diketahui
![]() |
| Berbagai jenis blockchain (pexels/tima-miroshnichenko) |
Transaksi digital sepertinya sudah menjadi fenomena yang makin populer di zaman sekarang dengan mengikuti segala kemudahan akses. Selain lebih memudahkan, transaksi digital tentunya memungkinkan segala proses transaksi ataupun penyimpanan aset dapat menjamin lebih aman lantaran terproteksi secara baik berkat adanya blockchain. Blockchain pada dasarnya yaitu teknologi dengan mekanisme basis data canggih serta senantiasa memungkinkan berbagai informasi dalam bentuk transparan pada jaringan.
Basis data blockchain menyimpan seluruh data transaksi dalam blok yang sama-sama terhubung di dalam sebuah chain atau rantai sesuai seperti mana namanya. Di sisi lain, teknologi ini adalah suatu fondasi yang sangat penting bagi dunia digital yang terdesentralisasi dan dipenuhi dengan yang namanya transparansi.
Blockchain sendiri ada beberapa jenisnya yang berbeda dengan masing-masingnya mampu memberi keuntungan serta manfaat tersendiri. Berbeda halnya dengan basis data yang banyak orang kenal pada umumnya, blockchain punya mekanisme dan konsep pengamanan ataupun pengelolaan data yang jauh lebih baik serta maksimal.
Secara sederhana, teknologi blockchain jadi sebuah sistem penyimpanan data digital dengan tersusun dalam banyak rangkaian bentuk blok yang saling terhubung satu sama lain. Tiap satu blok tersebut tentunya berisi segala data atau informasi yang terhimpun. Selain itu, data yang tersimpan dalam blok di blockchain dipastikan aman lantaran selalu terenkripsi dengan menggunakan sistem keamanan kriptografi.
Jika disederhanakan, data yang tersimpan dalam blok tersebut tak akan dapat diganti dan dimanipulasi. Terlebih lagi karena teknologi blockchain sendiri sangat oriented pada sisi keamanan maupun kerahasiaan data. Bukan cuma lebih aman, setiap data yang tersimpan di blok pun dalam blockchain juga bersifat transparan lantaran bakal selalu tercatat secara desentralisasi.
Berikut Jenis-jenis Blockchain Beserta Keuntungannya
Sebagaimana sudah disebutkan bahwa blockchain terdiri dari beberapa jenis yang berbeda. Dari tiap jenis blockchain dibedakan pula sesuai tipe jaringan yang sudah dibuat. Tidak hanya itu, berbagai macam blockchain juga punya karakteristik hingga kegunaan yang pasti berbeda-beda untuk masing-masingnya. Selengkapnya, inilah beragam jenis blockchain dan keuntungannya yang perlu kita ketahui:
- Blockchain Publik
Jenis blockchain pertama ada yang disebut blockchain publik yaitu tipe blockchain yang bersifat dapat diakses oleh siapapun tanpa adanya keterbatasan. Siapa saja boleh berpartisipasi ke dalam jaringan blockchain ini. Misal untuk blockchain publik paling umum dan terkenal seperti ethereum, litecoin dan bitcoin.
Blockchain publik sendiri juga mempunyai konsep dan mekanisme yang disebut consensus. Tak hanya dapat berpartisipasi, setiap orang juga bisa membangun, menjalin interaksi satu sama lain, serta mengambil bagian terpenting dalam mekanisme consensus tersebut. Blockchain ini sudah terdesentralisasi sepenuhnya dan menyeluruh yang berarti tak ada seorang individu, organisasi atau kelompok manapun yang memegang kendali dan kuasa dalam memutuskan aktivitas apapun yang berlangsung secara onchain.
Setiap blok yang ditambah ke dalam rantai atau chain tak dapat diganti. Sehingga demikian, hal tersebut mampu memberi jaminan keamanan sangat maksimal sekaligus dengan catatan yang komplit dari seluruh transaksi yang terjadi sebelumnya. Adapun sejumlah keuntungan dari blockchain publik ini seperti misalnya dapat bekerja secara mandiri, transparan, serta ada insentif jaringan.
Meskipun dengan segala kelebihannya itu, blockchain publik juga tetap punya beberapa kekurangan. Seperti misal dari sifatnya yang riskan terhadap peretasan 51 attack dkarenakan siapapun atau pihak manapun dapat mengakses jaringan. Kekurangan lain dari blockchain ini ada pada jaringannya yang dapat melambat sewaktu-waktu sebab akan banyak orang lain yang juga melakukan akses.
- Blockchain Pribadi (Private)
Blockchain yang berikutnya yaitu blockchain pribadi yang dikenal pula dengan istilah private blockchain. Berbeda dari blockchain publik, blockchain pribadi dibuat hanya oleh satu entitas atau konsorsium hingga mereka punya otorisasi yang mampu membuatnya cuma terdesentralisasi secara separuh atau tidak terdesentralisasi secara menyeluruh.
Sehingga demikian, tak seluruh orang bergabung ke jaringan, mengingat hanya orang-orang tertentu saja yang sudah diberi izin akses. Blockchain ini secara umum juga dipergunakan oleh berbagai perusahaan yang ingin memproteksi kekayaan intelektual perusahaannya hingga internal transaction maupun aktivitas lain.
Ada sejumlah keuntungan yang ditawarkan blockchain pribadi seperti organisasi pengendali di mana bisa menetapkan tingkat izin, akses, keamanan serta otorisasi. Tak cuma itu, kelebihan lain dari blockchain pribadi yakni diklaim lebih efisien lantaran tak banyak jaringan komputer yang terlibat langsung di dalamnya. Untungnya lagi dari blockchain ini ialah dijamin keamanannya yang lebih dengan akses terbatas beserta anggaran gas lebih affordable.
Kendati seperti demikian, kekurangan dari blockchain ini sering disebut bukan bagian dari blockchain dikarenakan hanya terdesentralisasi sebagian saja serta tidak anonim. Blockchain ini pula sangat eksklusif dan sifatnya tertutup serta membuatnya tak dapat diaudit ataupun dikonfirmasi mandiri.
- Konsorsium Blockchain
Konsorsium blockchain bisa dibilang sebagai sebuah blockchain semi desentralisasi yang mana terdapat lebih dari satu organisasi pengelolaan jaringan di blockchain. Konsepnya berbeda dari tipe blockchain private yang cuma di-manage oleh satu organisasi saja. Di lain sisi, lebih dari satu organisasi maupun kelompok bisa bertindak sebagai simpul pada jenis blockchain konsorsium sekaligus akan saling barter informasi hingga melakukan mining.
Biasanya, untuk konsorsium blockchain ini kerap kali digunakan oleh organiasi pemerintahan, perbankan dan lain sebagainya. Tentu saja, keunggulan dari blockchain konsorsium ini bersifat lebih aman, efisien, serta lebih terukur. Meski begitu, blockchain ini juga tak lepas dari beberapa kekurangan misal dapat dengan mudah dimanipulasi serta sifatnya yang kurang transparan.
- Blockchain Hybrid
Untuk jenis blockchain lainnya yaitu blockchain hybrid. Tipe blockchain ini pada dasarnya ialah suatu gabungan dari blockchain publik dan blockchain private. Sifatnya yaitu memaksimalkan fitur dua jenis blockchain tersebut dimana salah satunya punya sistem berbasis izin mandiri.
Lewat jaringan hybrid seperti itu, tentunya tiap penggunanya bisa mengontrol siapa pun yang mendapat izin akses ke data mana yang tersimpan dalam blockchain. Hanya untuk bagian tertentu dari catatan atau data dari blockchain yang diperbolehkan untuk dipubikasi dengan cara menyimpan sisanya dalam jaringan pribadi sebagai suatu kerahasiaan.
Sistem dari blockchain hybrid ini juga sangat fleksibel yang senantiasa memungkinkan bagi para penggunanya mampu secara mudah bergabung dengan blockchain private dengan beberapa blockchain publik. Baik transaksi atau catatan dalam blockchain ini umumnya tak dipublikasi tapi dapat diverifikasi sewaktu diperlukan, seperti memberi akses smart contract.
Adapun blockchain hybrid juga punya beberapa keistimewaancukup menarik seperti misal mampu melindungi privasi dan dapat berkomunikasi dengan pihak ketiga. Ada lagi keuntungan dari blockchain ini yaitu lebih aman dari 51% attack sebab jaringannya sendiri tertutup, cepat, affordable dan menawarkan skalabilitas meskip tak ada insentif maupun upgrade-nya yang diklaim lumayan sulit.

0 Response to "Inilah Ragam Jenis Blockchain Berikut dengan Keuntungannya yang Perlu Diketahui"
Post a Comment