Inilah Beragam Jenis Electric Vehicle Berikut Prinsip Kerjanya
![]() |
| Beragam jenis electric vehicle (pexels/cesar-baciero-23776282) |
Penggunaan electric vehicle atau mobil listrik saat ini sudah bukan lagi menjadi suatu hal yang baru. Bahkan, dukungan pemerintah terhadap kendaraan listrik semakin disuarakan untuk memberikan banyak manfaat baik bagi para pengguna ataupun lingkungan sekitar. Penciptaan mobil listrik dinilai sangat efektif sebab mampu mengurangi pencemaran udara dan juga meminimalisir pemanasang global.
Terlepas dari manfaatnya yang cukup banyak dan berkontribusi, mobil listrik sendiri ternyata ada beberapa jenisnya yang mungkin belum banyak diketahui oleh sebagian pecinta otomotif. Mobil listrik atau electric vehicle bukan hanya yang sepenuhnya berpenggerak daya baterai atau listrik, bahkan ada pula beberapa jenis yang mengawinkan mesin konvensional dengan baterai.
Meskipun belum memiliki banyak penggemar atau pengguna seperti kendaraan konvensional pada umumnya, tetapi mobil listrik punya banyak kelebihan dan hal menarik yang bahkan tidak dimiliki kendaraan biasa. Hal ini pula yang membuat sebagian orang sudah mulai beralih ke kendaraan elektrik terutama bagi yang sudah sadar akan pentingnya kesehatan lingkungan.
Nyatanya, di beberapa negara maju seperti Swedia, Norwegia, Jerman, Amerika Serikat bahkan Jepang, penggunaan electric vehicle dinilai efektif dan sangat efisien dalam kontribusi besarnya terhadap lingkungan. Hal demikian pula yang membuat banyak pabrikan otomotif terkemuka sudah mulai fokus mengembangkan produk-produk kendaraan listrik yang pasti lambat laun akan dibutuhkan oleh para konsumen.
Selain itu, dengan ada banyaknya jenis-jenis electric vehicle, tentu saja kita bisa membeli dengan menyesuaikan pada kebutuhan masing-masing. Apalagi, dari setiap jenis mobil listrik tentu punya keunggulan tersendiri dan memiliki prinsip kerjanya masing-masing.
Rangkaian Jenis Electric Vehicle dan Prinsip Kerjanya yang Perlu Diketahui
Tidak semua orang tahu seperti apa prinsip kerja mobil listrik sebelum mengenal pula jenis-jenis kendaraannya. Karena memang, jenis kendaraan listrik sendiri ada banyak sekali namun memiliki prinsip kerja yang pastinya berbeda dengan menawarkan kelebihan yang tidak sama pula.
Hal ini tentu bisa jadi bahan pertimbangan bagi para calon konsumen yang ingin membeli mobil listrik di mana bisa menyesuaikannya terlebih dahulu supaya tidak salah memilih. Lebih lengkapnya, simak rangkaian jenis electric vehicle beserta prinsip kerjanya seperti berikut ini:
- HEV (Hybrid Electric Vehicle)
HEV (Hybrid Electric Vehicle) adalah jenis electric vehicle tapi bukan murni sepenuhnya memakai motor listrik. Namun pada jenis mobil ini, motor listrik digabungkan dengan mesin diesel ataupun bensin. Jenis mobil hybrid ini tentu bisa menggunakan sumber energi dari mesin bensin ataupun motor listrik secara bergantian, bahkan juga dapat menggunakan kedua sumber energi tersebut secara bersamaan jika memang diperlukan.
Berbeda dengan mobil listrik pada umumnya, mobil HEV ini menggunakan baterai cuma untuk menyimpan energi yang dihasilkan pada saat mobil me-regenerative braking atau mengisi ulang daya baterai dengan melakukan pengereman. Makanya, motor listrik HEV akan memakai energi baterai untuk menggerakkan mobil. Sementara itu, mesin bensin ataupun diesel digunakan guna menghasilkan energi tambahan sewaktu diperlukan.
- BEV (Battery Electric Vehicle)
Mobil listrik jenis BEV atau Battery Electric Vehicle mungkin saat ini belum sepopuler seperti mobil HEV. Namun soal kecanggihan tentu lebih unggul. Sesuai dengan namanya, BEV merupakan jenis mobil listrik yang mana menggunakan energi listrik sebagai satu-satunya sumber energi dan murni tidak menggunakan mesin bensin ataupun diesel.
Kendaraan jenis inilah yang saat ini mulai menjadi tren serta mendapat dukungan penuh dari pemerintah karena sudah tak lagi memerlukan mesin konvensional untuk menggerakkan mobil. Dibandingkan dengan jenis-jenis kendaraan lain, BEV lebih cocok disebut sebagai mobil listrik murni sebab tak bermesin bensin ataupun diesel lagi.
Adapun BEV sendiri mengusung baterai lithium-ion buat menyimpan serta menyalurkan energi listrik pada motor listrik penggerak kendaraan. Kemudian, baterai tersebut pun bisa diisi ulang dengan cara menggunakan stop kontak ataupun pengisi daya baterai mobil listrik yang khusus di mana dikenal dengan istilah EV Charging Station.
- PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle)
Seperti mana layaknya HEV, PHEV atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle ialah jenis mobil listrik atau hybrid di mana menggabungkan mesin diesel atau bensin dengan motor listrik. Selain itu, mobil jenis ini pun juga bisa menggunakan sumber energi dari keduanya secara langsung ataupun bergantian tergantung mana yang sesuai dan paling anda butuhkan.
Namun bedanya dengan HEV, mobil hybrid yang satu ini mempunyai fitur yang sangat memungkinkan baterainya diisi ulang dayanya dengan menggunakan stop kontak layaknya BEV sehingga lebih canggih dan mudah. Berbeda dengan HEV yang mana pengisian daya baterai biasanya cuma mengandalkan pengereman sewaktu mobil melaju.
Dengan demikian, mobil jenis PHEV ini bisa beroperasi atau bergerak cuma dengan menggunakan sumber energi listrik pada saat dibutuhkan, seperti mana ketika ada di daerah perkotaan maupun sewaktu melakukan perjalanan dengan jarak tempuh yang pendek. Dengan demikian, konsumsi BBM mobil ini menjadi lebih irit dan efisien sehingga efektif menekan pengeluaran.
- FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle)
Adapun jenis electric vehicle berikutnya ialah Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) yang menggunakan listrik pula untuk menggerakkan kendaraan. Namun yang unik, pada mobil jenis ini bukan BBM ataupun baterai yang menggerakan mobilnya, tetapi dengan memanfaatkan reaksi kimia yang dihasilkan dari oksigen serta hydrogen.
Hasil dari reaksi kimia itulah yang akan menghasilkan energi listrik sangat besar yang mana membuat mobil dapat dikendarai untuk jarak tempuh yang sangat jauh. Namun memang, mobil listrik jenis ini keberadaannya masih sangat langka dibanding jenis-jenis lain walaupun sudah mulai dikembangkan oleh banyak perusahaan otomotif ternama di dunia.
Tips Penting Memilih Electric Vehicle yang Paling Sesuai
Meski saat ini sudah ada beberapa banyak jenis mobil listrik atau electric vehicle yang dihadirkan oleh berbagai perusahaan otomotif, namun anda yang ingin beralih dari mobil konvensional ke kendaraan listrik pastinya juga perlu mengetahui terlebih dahulu beberapa tips pentingnya. Bagaimanapun, memilih electric vehicle perlu disesuaikan pula dengan kebutuhan masing-masing.
Selain sekedar menentukan jenis mobil, memilih kendaraan listrik juga perlu disesuaikan dengan lokasi anda berada. Karena, beberapa daerah mungkin tidak cocok untuk keberadaan kendaraan listrik. Seperti misalnya di daerah-daerah yang jauh dari perkotaan, di mana mobil elektrik jenis BEV ataupun FCEV tidak cocok untuk digunakan karena pastinya belum ada stasiun pengisian daya baterai kendaraan listrik.
Namun, berbeda dengan jenis mobil HEV atau bahkan PHEV yang biasanya masih cocok digunakan diberbagai daerah. Pasalnya, mobil hybrid ini memakai sekaligus 2 sumber energi. Jika tidak menggunakan motor listrik, pengguna bisa menggunakan mesin bensin atau diesel sepenuhnya. Terlebih untuk mobil HEV di mana daya listrik dihasilkan dari pengereman, bukan plug in atau pengecasan.

0 Response to "Inilah Beragam Jenis Electric Vehicle Berikut Prinsip Kerjanya"
Post a Comment