Kenali Berbagai Macam Metode Ancaman yang Sering Terjadi dalam Cyber Security

Beragam metode ancaman dalam cyber security (AI Illustration)

Menerapkan keamanan siber merupakan hal yang esensial dilakukan pada era digital layaknya sekarang ini. Apalagi, meningkatkan keamanan siber sangat diperlukan guna menjaga masuknya serangan siber yang mengancam terhadap kerahasiaan data maupun informasi yang sangat rahasia, baik yang bersifat individu, kelompok ataupun bagi sebuah perusahaan tertentu. 

Kejahatan cyber biasa dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mencuri informasi penting dari suatu perusahaan tertentu. Hal ini biasanya dilakukan dalam berbagai metode dengan tujuan yang sama yakni untuk meretas sebuah akun, jaringan, perangkat dan lain sebagainya. 

Jika anda terkena serangan kejahatan siber, tentu saja akan merugikan diri sendiri dan bahkan bisa membuat reputasi jatuh. Sebab itulah saat ini sudah ada berbagai macam jenis cyber security guna meminimalisir dan mencegah kejahatan cyber yang sekarang sedang marak terjadi. Namun sebelum meningkatkan cyber security, ada baiknya bagi kita untuk mengenal pula apa saja metode ancaman yang biasanya sering terjadi dalam keamanan siber. 

Ancaman-ancaman siber bahkan terkadang tak pernah orang sadari. Terlebih beberapa pelaku kejahatan bahkan menggunakan metode serangan yang secara sembunyi-sembunyi tanpa mampu terdeteksi yang membuat kita kecolongan. Hal ini jelas sangat berbahaya karena jika informasi yang sangat rahasia jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab khawatir akan disalahgunakan termasuk membuat kerugian yang besar bagi anda ataupun terhadap bisnis tertentu. 

Apalagi saat ini, berbagai perusahaan dalam menjalankan bisnisnya sangat tergantung pada teknologi maupun internet. Maka dari itu, jika kita sering menyimpan data maupun informasi di internet perlu lebih aware lagi dalam meningkatkan perlindungan cyber security. 

Inilah Beberapa Metode Ancaman yang Kerap Terjadi dalam Cyber Security

Metode ancaman cyber security (AI Illustration)

Agar anda bisa menerapkan keamanan siber atau cyber security, anda tentu  harus memahami serta mengetahui apa saja jenis-jenis metode ancaman yang sering digunakan pelaku kejahatan. Biasanya, para penyerang tak hanya melakukan kejahatan siber dengan satu metode saja, bahkan ada beberapa cara yang mereka gunakan namun tanpa mampu kita deteksi sehingga lebih berbahaya. 

Tak sedikit dari beberapa banyak pihak yang sudah menjadi korban kejahatan siber karena ketidakmampuan dalam mengantisipasi ataupun menangani berbagai macam serangan. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, kenali beberapa metode ancaman yang seringkali terjadi dalam cyber security seperti di bawah ini.

Malware (Malicious Software)

Metode ancaman yang pertama dalam cyber security yaitu Malicious Software atau yang lebih umum dikenal dengan sebutan malware. Malware ialah bentuk ancaman dunia maya yang kerap terjadi. Ancaman ini biasanya akan menyerang perangkat lunak serta merusak sistem perangkat seperti komputer atau ponsel para pengguna. 

Faktanya, malware kerap menjalar melalui lampiran email, unduhan, serta histori penelusuran dari jenis-jenis situs yang berbahaya. Selain itu, malware sendiri mencakup beberapa jenis yang diantaranya meliputi:

  • Virus

Virus ialah program yang menggandakan diri di mana akan menempel pada flle bersih serta menyebar dengan cara memasukkan salinan virus tersebut ke dalam program maupun dokumen lainnya. Virus bekerja mengandalkan kode yang bahaya guna menginfeksi apapun jenis file tertentu. 

  • Trojan

Trojan dikenal sebagai software bahaya, menyamar sebagai perangkat tertentu yang sah. Penyerang biasanya bakal mengelabui pengguna mendownload Trojan ke perangkat komputer guna mengumpulkan data dan informasi yang sebabkan kerusakan. 

  • Ransomware

Ransomware pada prinsipnya merupakan perangkat lunak yang berbahaya di mana akan mengunci file maupun data para pengguna. Malware jenis ini mengancam pemiliknya agar menghapus file penting kemudian pemiliknya diharuskan membayar uang tebusan jika ingin memperoleh kembali filenya tersebut. 

  • Adware

Berikutnya ada adware, di mana ancaman dalam cyber security ini sangat simple. Pasalnya, adware selalu digunakan untuk mengirimkan malware. 

  • Spyware

Seperti mana namanya, spyware adalah sebuah program yang secara diam-diam akan memantau segala aktivitas pengguna sembari mengumpulkan  berbagai informasi penting. Tujuan dari spyware sendiri adalah untuk mencuri rincian kartu kredit si pengguna dengan aktivitas vital lainnya. 

  • Botnet

Jenis malware lainnya yaitu botnet. Di mana, botnet ini merupakan jaringan komputer yang sudah terinfeksi oleh malware. Kemudian, penyerang akan menggunakannya dalam melakukan aktivitas daring tanpa izin penggunanya.

Structured Query Language (Injeksi SQL)

Injeksi SQL (Structured Query Language) yaitu bentuk ancaman yang digunakan untuk mengontrol lalu mencuri informasi sensitif di sentral data. Pelaku penyerangan akan mengeksploitasi kerentanan dalam aplikasi yang berbasis data tersebut dengan menyuntikkan atau memasukkan kode berbahaya ke dalam sebuah database lewat pernyataan SQL. Hal itu bakal berakibat mereka mampu dengan mudah mengakses data sensitif pengguna.

Phising

Phising adalah metode ancaman kejahatan dunia maya yang mungkin saat ini paling umum banyak dilakukan para pelaku kejahatan siber. Dalam metode yang satu ini, penyerang biasanya melakukan penipuan guna menipu targetnya dengan cara mencuri akun maupun data pribadi lain dari si target. 

Biasanya, phising juga dilakukan lewat email yang mana akan berpura-pura seolah ia menjadi perusahaan ataupun brand tertentu yang sah. Padahal, tujuannya untuk menipu korban untuk memberikan informasi sensitifnya. Contoh kecilnya yang  paling umum terjadi dari kejahatan phising ini ialah situs-situs survey berbayar. Karena biasanya, situs survey berbayar yang sering marak beredar luas di internet selalu menanyakan informasi yang sensitif kepada targetnya. 

4MiTM (Man-in-the-Middle Attack)

Serangan MiTM ini mungkin dianggap yang paling mudah memakan korban dibanding ancaman cyber security lainnya. Metode ini merupakan sebuah penyadapan ataupun pencegatan komunikasi antar dua individu guna mencuri setiap informasi penting secara sembunyi-sembunyi atau tanpa terdeteksi oleh korbannya. 

MiTM sendiri rentan sewaktu pengguna menggunakan akses via WiFi tanpa adanya jaminan apapun di lokasi umum. Penyerang dengan mudahnya bisa mencegat atau menyadap informasi yang dikirim dari perangkat maupun jaringan korban. 

DoS (Denial of Service)

Adapun metode ancaman lainnya dalam cyber security yang saat ini marak terjadi yaitu DoS atau Denial of Service. Dalam metode penyerangan ini, penyerang akan mencegah sistem komputer untuk merespon permintaan akses yang sah. Metode mereka ini ialah bertujuan membanjiri server serta jaringan dengan  lalu lintas palsu yang mengakibatkan pengunjung yang sah bisa masuk ke dalam sistem.

Dengan mengetahui berbagai jenis metode ancaman di atas dalam cyber security, tentu membuat kita para pengguna internet maupun teknologi dituntut untuk lebih aware dalam meningkatkan keamanan cyber. 


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kenali Berbagai Macam Metode Ancaman yang Sering Terjadi dalam Cyber Security"

Post a Comment